Perbedaan Antara Stres dan Gangguan Mental yang Perlu Dipahami


Perbedaan antara stres dan gangguan mental memang seringkali membuat orang bingung. Banyak yang menganggap bahwa kedua kondisi ini sama, padahal sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan yang perlu dipahami.

Menurut psikolog terkemuka, Dr. Sarah Jones, stres adalah reaksi alami tubuh terhadap tekanan atau tuntutan tertentu. “Stres biasanya bersifat sementara dan dapat diatasi dengan cara mengelola waktu dan emosi dengan baik,” jelas Dr. Jones. Sedangkan gangguan mental adalah kondisi kesehatan mental yang lebih serius dan memerlukan penanganan khusus.

Perbedaan pertama antara stres dan gangguan mental terletak pada faktor waktu. Stres umumnya bersifat sementara dan bisa hilang setelah penyebabnya selesai atau diatasi. Sementara gangguan mental seperti depresi atau kecemasan cenderung lebih persisten dan membutuhkan perawatan jangka panjang.

Menurut Prof. Dr. Arief Gunawan, seorang ahli psikiatri, penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara stres dan gangguan mental agar dapat memberikan dukungan yang tepat kepada orang yang mengalami masalah tersebut. “Jangan anggap remeh tanda-tanda gangguan mental, segera konsultasikan dengan ahli kesehatan mental untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ungkap Prof. Arief.

Perbedaan lainnya terletak pada gejala yang muncul. Stres umumnya ditandai dengan perasaan cemas, gelisah, dan sulit berkonsentrasi, sedangkan gangguan mental dapat menyebabkan perubahan perilaku yang signifikan, seperti isolasi sosial, penurunan minat pada aktivitas yang biasa disukai, atau bahkan pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Jadi, meskipun seringkali disamakan, penting untuk memahami perbedaan antara stres dan gangguan mental. Jika merasa kesulitan mengatasi masalah emosional atau psikologis, jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental terpercaya. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, jadi jangan ragu untuk meminta pertolongan jika membutuhkannya.