Gangguan mental adalah suatu kondisi kesehatan mental yang sering kali dianggap tabu untuk dibicarakan. Namun, penting bagi kita untuk mengenal lebih dekat tentang gangguan mental agar dapat memberikan dukungan yang tepat kepada orang-orang yang mengalaminya.
Menurut Dr. Nova Riyanti Yusuf, seorang psikiater dari Universitas Indonesia, gangguan mental adalah gangguan yang memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang. Gangguan mental dapat berupa depresi, kecemasan, skizofrenia, dan gangguan bipolar.
Salah satu faktor penyebab gangguan mental adalah tekanan dan stres yang berlebihan. Menurut Dr. Yayi Suryo Prabandari, seorang psikolog klinis, tekanan dan stres yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.
Penting untuk kita mengenali gejala-gejala gangguan mental agar dapat segera mengambil tindakan yang tepat. Menurut Dr. Nova, gejala gangguan mental dapat berupa perubahan mood yang drastis, isolasi diri, gangguan tidur, dan pikiran yang obsesif.
Dalam masyarakat Indonesia, masih banyak stigma terhadap orang-orang yang mengalami gangguan mental. Hal ini dapat membuat orang yang mengalami gangguan mental merasa malu dan enggan untuk mencari bantuan. Menurut data Kementerian Kesehatan, hanya 10% dari orang yang mengalami gangguan mental yang mencari bantuan dari profesional kesehatan mental.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan pemahaman tentang gangguan mental agar dapat memberikan dukungan yang tepat kepada orang-orang yang mengalami gangguan mental. Dengan lebih memahami gangguan mental, kita dapat membantu orang-orang yang mengalaminya untuk mendapatkan perawatan dan dukungan yang mereka butuhkan. Semoga dengan upaya ini, stigma terhadap gangguan mental dapat dikurangi dan orang-orang yang mengalami gangguan mental dapat mendapatkan perlakuan yang lebih baik.